Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo, bersama Sekretaris Dinas, Yuskisan, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Abdul Rahman, serta Fungsional Analis Perdagangan Ahli Muda, Fajriah, menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan di Ruang Rapat Subi Disperindag Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (04/06/2026).
Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan konsultasi terkait program revitalisasi pasar, khususnya mengenai peningkatan sarana dan prasarana perdagangan serta pengelolaan pasar yang efektif, modern, dan berkelanjutan.
Dalam diskusi, kedua belah pihak bertukar informasi dan pengalaman mengenai upaya pengembangan pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Revitalisasi pasar dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional, menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih nyaman, aman, dan tertata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada kesempatan tersebut, Kadis Perindag Sulteng Richard Arnaldo menyampaikan bahwa pengembangan dan revitalisasi pasar perlu dilakukan secara terencana dengan memperhatikan kebutuhan pedagang dan masyarakat sebagai pengguna layanan pasar. Selain pembangunan fisik, aspek tata kelola dan manajemen pasar juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan pasar yang produktif dan berkelanjutan.
Richard Arnaldo juga menyarankan agar pasar-pasar yang saat ini terbengkalai atau tidak beroperasi secara optimal dapat diusulkan untuk alih fungsi menjadi Sistem Resi Gudang (SRG). Menurutnya, pemanfaatan aset pasar yang belum berjalan efektif sebagai SRG dapat menjadi alternatif strategis untuk mendukung penyimpanan komoditas unggulan daerah, menjaga stabilitas pasokan dan harga, serta memberikan nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha di daerah.
Melalui pertemuan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung pengembangan sektor perdagangan, khususnya melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan pengelolaan pasar rakyat yang mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Sumber : Humas Disperindag Sulteng/PPID Pelaksana