(0451) 456885, 411289, 428503 (0451) 454030, 426351

Disperindag Sultenng hadiri Kunjungan Kerja dan Audiensi Kepala Badan Karantina Indonesia, Bahas Potensi Ekspor Durian

26 May 2026

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo @richarddjanggola menghadiri pertemuan dalam rangka Kunjungan Kerja dan Audiensi Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding @abdulkadirkarding @barantin_ri bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bertempat di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa 26 Mei 2026.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid @anwarhafid14 bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido @renylamadjido menerima langsung kunjungan kerja tersebut yang turut dihadiri unsur Forkopimda Sulawesi Tengah diantaranya Ketua Komisi II DPRD Sulteng Yus Mangun, Wakapolda Sulteng Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, perwakilan Kodam XIII/PW, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tengah, Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, BIN Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Lanal Palu, Detasemen TNI AU Palu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Novalina @novalinawiswadewa, Kepala Balai Karantina Sulawesi Tengah beserta jajaran, para Kepala Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Kadin Kabupaten Parigi Moutong serta para undangan lainnya.

Pertemuan tersebut membahas potensi ekspor komoditas unggulan Sulawesi Tengah, khususnya durian yang saat ini memiliki permintaan cukup tinggi di pasar internasional, terutama Tiongkok.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa durian asal Sulawesi Tengah memiliki kualitas yang sangat diminati di luar negeri. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah ke depan akan memprioritaskan pengelolaan komoditas durian agar mampu menjadi identitas daerah yang dapat mengangkat nama Sulawesi Tengah di tingkat dunia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan maksimal terhadap pengembangan dan ekspor komoditas unggulan Sulawesi Tengah. Ia menyampaikan bahwa hal tersebut sejalan dengan program organisasi dan peran Badan Karantina Indonesia (Barantin) di daerah, yakni membangun sinergi bersama Pemerintah Provinsi.

alam mewujudkan kedaulatan pangan serta membuka akses pasar global bagi komoditas unggulan daerah.

Sementara itu, Kadis Perindag Sulteng Richard Arnaldo memaparkan tingginya nilai ekspor durian Sulawesi Tengah yang dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain durian, Richard Arnaldo juga menyinggung terkait potensi ekspor ikan sidat yang menjadi salah satu komoditas unggulan Sulawesi Tengah. Ia meminta dukungan Kepala Badan Karantina Indonesia agar mekanisme ekspor ikan sidat dapat dipercepat guna menjaga kualitas komoditas tersebut tetap baik hingga sampai ke negara tujuan ekspor.

Menurutnya, percepatan proses karantina dan ekspor sangat penting mengingat daya tahan kualitas ikan sidat dapat menurun apabila pengiriman mengalami keterlambatan.

Melalui pertemuan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Badan Karantina Indonesia dalam mendorong peningkatan ekspor komoditas unggulan daerah, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk Sulawesi Tengah di pasar internasional serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber : Humas Disperindag Sulteng/PPID Pelaksana