(0451) 456885, 411289, 428503 (0451) 454030, 426351

Klinik Ekspor Disperindag Sulteng Meriahkan Merdeka Ekspor Durian Sulteng 2026

12 August 2026

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Yuskisan, menghadiri pembukaan kegiatan “Merdeka Ekspor Durian Sulawesi Tengah 2026” yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, bertempat di Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, dan dihadiri Ketua TP PKK Sulteng Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, Bupati Sigi Rizal Intjenae, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, serta para kepala perangkat daerah, instansi vertikal, dan lembaga terkait.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan cita-cita besar menjadikan Sulawesi Tengah sebagai “raja durian dunia.” Menurutnya, potensi durian Sulawesi Tengah sangat besar untuk dikembangkan menjadi komoditas unggulan yang mampu menembus pasar internasional.

 

“Cita-cita kita, Sulawesi Tengah menjadi raja durian dunia,” ujar Gubernur Anwar Hafid.

 

Gubernur menegaskan bahwa perjuangan Sulawesi Tengah untuk menembus pasar ekspor bukanlah hal baru, melainkan telah berlangsung sejak lama dan terus dikembangkan hingga saat ini.

 

Pada kesempatan tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah turut ambil bagian dengan membuka Stand Klinik Ekspor. Klinik Ekspor menjadi wadah layanan informasi dan konsultasi bagi pelaku usaha terkait prosedur, persyaratan, serta peluang ekspor produk daerah.

 

Keikutsertaan Disperindag Sulteng melalui Klinik Ekspor diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah, sekaligus mendorong durian Sulawesi Tengah semakin berdaya saing dan mampu menembus pasar internasional.

 

Melalui kolaborasi antara perangkat daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, cita-cita menjadikan Sulawesi Tengah sebagai “raja durian dunia” diharapkan dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.

 

 

Sumber : Humas Disperindag Sulteng/PPID Pelaksana