PALU — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., membuka secara resmi Seminar Nasional dengan tema “Menyongsong Pemilu Nasional dan Lokal Terpisah: Kesiapan dan Antisipasi Pemerintah Daerah”, yang dilaksanakan di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Prof. Moh. Yamin, Palu, Jumat (2/10/2026).
Seminar nasional yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo, bersama sejumlah unsur pimpinan dan pemangku kepentingan di Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk membahas kesiapan serta langkah antisipasi pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika penyelenggaraan Pemilu Nasional dan Lokal yang dilaksanakan secara terpisah, termasuk implikasinya terhadap tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Dalam rangkaian kegiatan, Kepala BRIDA Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sebagai pengantar sebelum seminar secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah.
Selanjutnya, Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., yang juga menjadi pembicara utama, menyampaikan bahwa pemisahan pemilu nasional dan lokal tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis penyelenggaraan pemilihan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan perencanaan pembangunan, tata kelola pemerintahan daerah, serta hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.
Seminar nasional tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Prof. R. Siti Zuhro, M.A., Ph.D., selaku Peneliti Ahli Utama BRIN; Dra. Imelda, M.AP., Direktur Produk Hukum Daerah pada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia; serta Dr. Puadi, S.Pd., M.M., Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu RI.
Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, unsur pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, para Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Tengah, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, pimpinan partai politik, serta unsur KPU dan Bawaslu tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penyelenggara pemilu, legislatif, partai politik, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mempersiapkan penyelenggaraan pemilu sekaligus mengantisipasi berbagai implikasinya terhadap tata kelola pemerintahan daerah.
Seminar nasional ini menjadi ruang pertukaran gagasan dan informasi bagi seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat kesiapan pemerintah daerah menghadapi perubahan dan dinamika penyelenggaraan pemilu, sekaligus mendukung agar penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap berjalan secara efektif dan kondusif.
Sumber : Humas Disperindag Sulteng/PPID Pelaksana